Langsung ke konten utama

Review Buku Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Saardawi

Review buku Perempuan di titik nol
Karya Nawal El Saadawi oleh Fadli Ansar

Data/identitas buku
Judul buku: Perempuan di Titik Nol
Penulis : Nawal El Saardawi
Penerbit : Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Penerjemah : Amir Sutaarga
Pengantar Mochtar Lubis
Ketebalan Buku : xxiv + 176 halaman
Sumber gambar: Google book

Sinopsis
Dari balik sel penjara, Firdaus – yang divinis gantung karena telah mebunuh seorang germo – mengisahkan lika-liku kehidupannya dari sejak masa kecilnya di desa, hingga ia menjadi pelacur kelas atas di Kota Kairo. Ia menyamut gembira hukuman gantung itu . bahkan dengan tegas ia menolak grasi kepada presiden yang diusulkan oleh dokter penjara. Menurut firdaus, vonis  itu  satu-satunya jalan menu kebebasan sejati. Ironis

Lewat pelacur ini, justru kita bias menguak kebobrokan masyarakat yang didominasi kaum lelaki. Sebuah kritik social yang amat pedas! Novel ini didasari pada kisah nyata. Ditulis oleh Nawal El Saadawi, seorang penulis feminis dari mesir dengan reputasi Internasional.

Malam itu kawan saya menawarkan saya sebuah buku yang dipinjam dari temannya, sebuah buku yang berjudul Perempuan Di Titik Nol. Setelah membaca sinopsis dari verso buku tersebut, rasa penasaran seketika menghambur menghantui pikiran saya ingin cepat rasanya untuk menamatkan buku tersebut.

Buku ini berkisah tentang seorang gadis bernama Firdaus yang menceritakan perjalanan hidupnya dari balik jeruji penjara sedari masih kecil ke kehidupan pelacur yang memiliki bayaran cukup tinggi hingga ke kehidupan yang hanya sebatas panggilan untuk dieksekusi mati.

Dalam membaca buku ini saya sangat terpesona dengan gaya bahasa Nawal kata pertama akan menyedot kita untuk membacanya hingga halaman terakhir.

Saya paling suka dibagian ketika Firdaus masih kecil, Nawal berhasil menggambarkan kepolosan Firdaus. Atau kekerasan hati Firdaus untuk melawan kebobrokan kaum lelaki.

Sebagai seorang lelaki, buku ini sangat pedas bagi saya, dari awal cerita menuliskan tentang Para lelaki yang masuk ke kehidupan firdaus tak ubahnya adalah seorang penjahat, mulai dari ayah Firdaus yang memperlakukan anak-anak perempuannya selayaknya sebagai binatang ternak, paman Firdaus tak bisa berbuat apa ketika Firdaus dipukuli oleh suamimya karena menganggap bahwa itu adalah sebuah budaya, suaminya yang selalu memukulinya, seorang pemuda yang membantunya tak ayal hanya untuk memanfaatkannya sebagai seorang pelacur geratisan, hingga kepada germo yang berlaku seenaknya ketika memiliki uang dan jaringan yang luas di kepolisian dan pengadilan.

Hati-hatilah karena banyak sekali ungkapan dan sarkasme yang ditujukan kepada kaum lelaki seperti:

“Saya dapat pula mengetahui bahwa semua yang memerintah adalah laki-laki. Persamaan diantra mereka adalah kerakusan dan kepribdian yang penuh distorsi, nafsu,, tanpa batas mengumpul  duit, mendapat seks dan kepuasan tanpa batas”

“ saya lebih suka mati karena kejahatan yang saya lakukan daripada mati untuk salah satu kejahatan yang kau lakukan (Para lelaki)”

Tapi rasa tersinggung yang saya dapatkan hanya sementara, saya menyadari bahwa itulah yang sebenarnya kebanyakn lelaki yang berikan kepada wanita. Bahwasanya yang membuat Firdaus menjadi Pelacur adalah para lelaki terdekat Firdaus.
“ Saya bukan Pelacur. Tapi sejak semula  ayah, paman,, suami saya, mereka semua mengajarkan untuk menjadi dewasa sebagai seorang pelacur"

Bagi kaum perempuan, Novel ini sangat cocok untuk anda, karena mengngkat segi feminisme seorang wanita, bahwa wanita juga bisa menganggap dirinya lebih mulia dari seorang lelaki, dibuktikan dengan Firdaus yang menolak grasi dari presiden dan menolak berbicara dengan dokter penjara. Bagaimana seorang Firdaus berakhir di tiang gantung dengan Bahagia.

Terlepas dari Kontoversi Firdaus sebagai seorang pelacur, novel ini meengajarkan bagi saya untuk lebih menghargai perempuan jangan kita memperlakukan mereka sebagai Perempuan ketika Hasrat dan Nafsu semata, tapi perlakukan mereka sebagai Perempuan karena mereka Seorang manusia perempuan.

Salam Literasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS MID KOMUNIKASI PROFESIONAL INFORMASI: Bisakah Manusia Hidup Tanpa Komunikasi? Signifikasi Komunikasi Bagi Manusia

   Sumber gambar: Freepik.com Tugas mata kuliah Komunikasi Profesional Informasi Nama: Fadli Ansar NIM: C1F119002 Prodi: Perpustakaan dan Ilmu Informasi Saat seseorang bangun dari tidurnya, dia mengucapkan “selamat pagi” kepada orang tua, adik, keluarga, tetangga, dan orang lain yang ia temui. Tak lupa perbincangan hangat di meja makan saat sarapan. Terdengar samar-samar pembawa acara di televisi sedang menginformasikan tentang program pemerintah yang menghapuskan ujian nasional. Jam menunjukkan pukul 06.45, seseorang tersebut pun bergegas pergi ke kantornya. Di jalan, ia ditawarkan sebuah brosur iklan perumahan mewah oleh seorang sales berpenampilan menarik. Ia pun tersenyum ramah dengan    sales tersebut. Ia kembali bergegas ke kantor. Sesampainya di kantor, seorang tersebut langsung masuk ke ruang pertemuan. Rupanya hari itu merupakan hari yang sibuk bagi pekerja kantor. Ada banyak sanggahan dan pemberian pendapat di ruang pertemuan. Intinya, Mereka saling berkoor...

Biografi Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Muh. Syarif Bando

Sebagai kepala perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muh. Syarif Bando banyak memberikan gagasan-gagasan demi kemajuan perpustakaan dan literasi di Indonesia. Berikut ini biografi singkat Muh. Syarif Bando Biodata Muh. Syarif Bando Nama: Drs. Muh. Syarif Bando, M.M Tempat, tanggal lahir : Enrekang, 18 Januari 1964 Usia: 55 Tahun Jabatan: Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Mulai menjabat : 08 Juni 2016 Syarif Bando Anak Guru yg Menjadi Pustakawan Syarif Bando kecil tinggal di sebuah desa terpencil di Enrekang, Sulawesi Selatan sebagai anak di daerah terpencil kehidupan keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi, ayah Syarif berprofesi sebagai Guru, selayaknya anak seorang guru syarif kecil banyak melihat buku-buku ayahnya, Syarif juga mulai mengenal buku-buku pemimpin dunia seperti Hitler, Nehru, Mahatma Ghandi, Nelson Mandela, tak ketinggalan juga pemimpin bangsa Ir. Soekarno dan para pemimpin dunia lainnya. Syarif terinspirasi dari membaca buku-buku biografi Pemi...

PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI : Pengertian, Komponen, Sifat, Prinsip, Karakteristik, Fungsi, Tujuan, Teknik, serta Komunikasi Yang Efektif

Assalamualaikum WR. WB. Kali ini dalam artikel Saya akan membahas tentang Komunikasi, mulai dari Pengertian, Komponen, sifat, karakteristik, prinsip-prinsip, fungsi dan tujuan, teknik, hingga apa itu komunikasi yang efektif. Artikel ini Saya tulis sebagai tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Komunikasi. Nama: Fadli Ansar NIM : C1F119002 Prodi: Perpustakaan dan Ilmu Informasi UHO sumber gambar: ujiansma.com A. Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli      Ada banyak sekali pengertian komunikasi menurut para ahli yang tersebar di internet. Nah berikut Fadli akan  berikan 7 Pengertian Komunikasi menurut para ahli yang dilansir dari website pakarkomunikasi.com 1.             Raymond S. Ross Menurut Raymond S. Ross komunikasi dapat diartikan sebagai proses menyortir, memilih dan mengirimkan simbol-simbol. Proses tersebut dilakukan sedemikian agar dapat membantu pendengarnya untuk me...